Home » » MUSWIL IV JSIT 2017

MUSWIL IV JSIT 2017

Written By SDIT TBZ Jatimulya on Senin, 04 Desember 2017 | 07.00

LPIT Thariq Bin Ziyad menghadiri Muswil IV JSIT 2017


Penyegaran adalah siklus dalam sebuah organisasi yang sehat. Dalam rangka menciptakan hal tersebut maka JSIT Wilayah Jawa Barat mengadakan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) IV yang pada periode ini diadakan di Kota Tasikmalaya 2 – 3 Desember 2017. Muswil tersebut dihadiri oleh perwakilan Sekolah Islam Terpadu (SIT) sebanyak 280 peserta kepala sekolah dan yayasan yang merupakan perwakilan dari 25 kota dan kabupaten yang tersebar di wilayah Jawa Barat. Dalam acara muswil ini JSIT mengusung tema “Bersinergi Membangun Jawa Barat Melalui Pendidikan yang Bermutu Religius dan Berdaya Saing Global”. Muswil ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang diadakan di lombok kemarin pada tanggal 27 – 30 Juli 2017 yang mengharuskan semua pengurus wilayah mengadakan Muswil di daerah masing-masing setelah pelaksanaan Munas. Hadir mewakili LPIT Thariq Bin Ziyad adalah Ustadzah Sri Khobzah, S.Pd (Manager Pendidikan),  Ustadz Nono Ariyandi, S.Si (Wakil Manager Pendidikan), Ustadzah Nur Siti Fatimah (SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya, dan Ust Jauhari (SDIT Thariq Bin Ziyad Pondok Hijau).
Dalam pembukaanya Ustadz Dedi Supriyadi, S.Pd (Ketua Pengurus JSIT Wilayah Jawa Barat Periode sebelumnya) bahwa pertumbuhan SIT di wilayah Jawa Barat mengalami pertumbahan yang pesat. Terhitung dalam data pada tahun 2013 sebanyak 157 Sekolah dalam jangka waktu 4 tahun meningkat menjadi 347 Sekolah. Ini adalah pertumbuhan yang luar biasa dan perlu di dampingi juga dengan peningkatan kualitas sekolah tesebut. JSIT sebagai wadah diharapkan mampu menjadi fasilitator sekolah dalam meningkatkan kualitas sekolah. Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Ketua JSIT Pusat Ustadz M. Zahri, M.Pd tentang bagaimana sekolah dalam menciptakan generasi emas yang sesuai dengan nilai-nilai Islami. Beliau mengatakan untuk menciptakan hal tersebut perlu adanya komitmen dan kesanggupan dari para guru dalam menciptakan generasi emas. Karena tantangan yang akan dihadapi oleh anak-anak demikian besar yang apabila tidak kita siapkan secara baik maka generasi kita akan kalah bersaing.
Hadir dalam acara juga wakil Gubernur Jawa Barat Bapak Dedy Mizwar. Dalam arahnya mengatakan bahwa ancaman dan tantangan yang dihadapi anak-anak kita jauh berbeda dengan apa yang kita hadapi. Mulai dari penggunaan gadget pada usia dini yang tidak disertai oleh panduan dan pemantauan orang tua, bahaya Narkoba yang senantiasa mengancam, dan juga pemahaman yang merusak seperti pemahaman LGBT dan sejenisnya. Kesemua ancaman tersebut hanya bisa diatasi dengan memberikan pemahaman berupa pendidikan yang islami. Karena tidaklah mungkin kita sebagai orang tua bisa mengawasi anak-anak kita 24 jam penuh. Dengan pemberian pemahaman berupa pendidikan islam yang tertancap dihati diharapkan menjadi benteng yang kuat dalam menghadapi ancaman tersebut. Wagub dalam sambutan juga sempat membaca Puisi CUMA EMAK YANG TAHU oleh : Khofifah Indar Parawansa (menteri sosial). Beliau membacakan puisi tersebut dengan gaya khas beliau yang membuat semua peserta menjadi terharu.
Acara tersebut  diakhiri dengan pelantikan pengurus baru wilayah Jawa Barat. Daftar Pengurus baru dibacakan oleh sekretaris Jendral Ustadz Suhartono yang kemudian dilantik oleh Ketua JSIT Pusat Ustadz Zahri, M.Pd. Pelantikan berjalan dengan penuh hikmat. Terpilih sebagai ketua JSIT Wilayah Jawa Barat Ustadz Aep. Semoga dengan pengurus yang baru JSIT Jawa Barat bisa lebih berprestasi kembali.  (NA)
http://smaitthariq.sch.id/lpit-thariq-bin-ziyad-menghadiri-muwil-iv-jsit-2017/
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : www.thariq.com | reDesign by : adi-tbz
Copyright © 2014. SDIT Thariq Bin Ziyad - Jatimulya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger